Latest update February 24th, 2026 3:21 PM
Feb 24, 2026 broadcastmagz What's On 0

Tema ini selaras dengan perkembangan tren kesehatan dan gaya hidup di Indonesia. Mengacu pada laporan Gaya Hidup Sehat Indonesia 2025 dan Wellness Lifestyle Indonesia 2025, terjadi pergeseran prioritas, khususnya di kalangan generasi muda. Kesehatan tidak lagi dipahami sekadar bebas dari penyakit fisik, tetapi mencakup keseimbangan mental (mindfulness), pengelolaan konsumsi digital (digital wellbeing), serta kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan (eco-conscious living).
Data menunjukkan bahwa konsep wellness saat ini bertumpu pada empat pilar utama: nutrisi sehat, aktivitas fisik rutin, kesehatan mental, serta hubungan sosial yang berkualitas. Di saat yang sama, praktik digital wellbeing semakin populer, di mana masyarakat mulai mengelola waktu layar (screen time) dan melakukan detoks digital guna mengurangi stres dan kecemasan akibat konektivitas yang berlebihan.

“Ramadan adalah momen terbaik untuk menekan tombol ‘pause’ dan melakukan reset menyeluruh, baik untuk tubuh, pikiran, maupun kebiasaan kita terhadap lingkungan. Kami melihat tren Wellness bukan sekadar angka, tapi sinyal bahwa masyarakat merindukan keseimbangan. Kami ingin teknologi kami membantu pengguna untuk lebih ‘hadir’ di momen nyata; memantau stres dengan lebih bijak, melakukan detoks digital, dan kembali terhubung dengan alam. ‘Time to Reset’ adalah ajakan untuk menggunakan teknologi agar kita bisa hidup lebih sehat dan lebih sadar, bukan sebaliknya,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.
Ramadan sebagai Momentum Detoks Digital dan Keseimbangan Diri
Dalam kegiatan ini, Garmin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Ramadan sebagai waktu refleksi dan pemulihan diri. Mengurangi distraksi digital, memperbaiki kualitas istirahat, dan melatih kesadaran diri menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik.
Teknologi wearable berperan sebagai alat bantu yang mendukung kesadaran tersebut. Melalui fitur pemantauan kesehatan, pengguna dapat memahami kondisi tubuh secara lebih komprehensif dan membuat keputusan gaya hidup yang lebih bijak.
Garmin mendorong masyarakat untuk memulai langkah kecil, seperti memantau kualitas tidur melalui Advanced Sleep Monitoring, memahami tingkat energi tubuh melalui Body Battery, serta meluangkan waktu untuk latihan pernapasan (breathwork) guna membantu mengelola stres.
Wellness Tourism dan Kebutuhan “Reset” di Era Modern
Garmin juga menyoroti kebangkitan tren wellness tourism yang diprediksi menjadi salah satu pendekatan populer dalam menjaga kesehatan di tahun 2026. Seiring meningkatnya kesadaran terhadap kualitas hidup, wisata kebugaran tidak lagi dipandang sebagai tren sesaat, tetapi sebagai kebutuhan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental di tengah kesibukan.
Masyarakat kini semakin tertarik pada destinasi yang menawarkan ketenangan, program yoga, meditasi, hingga perawatan spa sebagai sarana pemulihan menyeluruh. Liburan tidak lagi sekadar rekreasi, tetapi menjadi momen penting untuk melakukan reset tubuh dan pikiran.
Selain kesehatan individu, Garmin juga mengajak masyarakat untuk mengintegrasikan kepedulian lingkungan dalam gaya hidup sehat. Langkah sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, dan mengurangi jejak karbon harian dapat berkontribusi pada kesehatan pribadi sekaligus keberlanjutan lingkungan.
Melalui kampanye “Time to Reset”, Garmin Indonesia berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk menjalani Ramadan dengan kesadaran yang lebih utuh—menjaga keseimbangan antara tubuh, pikiran, hubungan sosial, dan lingkungan.
Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan memulai perubahan dari kebiasaan kecil, Garmin percaya bahwa setiap individu dapat membangun kualitas hidup yang lebih sehat, sadar, dan berkelanjutan.
Feb 24, 2026 0
Feb 03, 2026 Comments Off on Deretan Fitur Tersembunyi Garmin Connect Bikin Latihan Lebih Cerdas dan Aman
Jan 16, 2026 Comments Off on Garmin Emergency Autoland Cetak Sejarah: Pendaratan Otomatis Berhasil di Situasi Darurat Nyata
Dec 23, 2025 Comments Off on Garmin Connect Data Report Indonesia 2025: Olahraga Lari Masih Jadi Primadona, Padel Muncul Sebagai Fenomena
Feb 23, 2026 0
Feb 23, 2026 0
Feb 23, 2026 0
Feb 23, 2026 0

Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
May 06, 2024 Comments Off on Punya Single Lagu Timur, Gunawan Enjoy Banget
Jaka, Broadcastmagz – Bernama lengkap Gunawan...
Feb 02, 2026 Comments Off on Algoritma Bisa Membuat Konten Viral, Tapi Kepercayaan Audiens Dibangun oleh Anda
Jan 12, 2026 Comments Off on KPID Sumbar Perkuat Literasi Media Digital bagi Generasi Muda
Jan 12, 2026 Comments Off on Tes CAT Calon Anggota KPID Sumsel Diikuti 54 Peserta
Jan 12, 2026 Comments Off on KPID Kunjungi Radio Sonora Bali Karena Stop Siaran
Jan 12, 2026 Comments Off on FIFA Larang Stasiun TV Kecilkan Layar untuk Iklan Saat Pertandingan Piala Dunia 2026
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...