Latest update July 18th, 2026 6:21 AM
Jan 18, 2021 broadcastmagz Techno Comments Off on Memahami CRI & TLCI dan Pentingnya Rendisi Warna (1)

Sinematografi adalah tentang cahaya, tetapi pembuat film segera mengetahui bahwa semua cahaya tidak diciptakan sama.
Mata manusia sangat fleksibel dalam beradaptasi di antara sumber cahaya yang berbeda. Jika Anda mengikuti seseorang yang mengenakan kaos putih dari siang hari ke dalam rumah yang diterangi lampu tungsten, kemeja mereka masih tampak putih bagi Anda.
Seandainya Anda merekam orang yang sama, hasilnya akan sangat berbeda. Melalui kebutuhan, sinematografer dengan cepat memahami kebutuhan untuk mewarnai sumber cahaya yang tepat menggunakan gel dan filter untuk mengimbangi perbedaan yang dikenal sebagai temperatur warna, antara siang hari dan lampu artifisial tradisional, tetapi terkadang itu tidak cukup.
Lampu Spektrum Penuh dan Rusak
Lampu siang hari dan lampu artifisial seperti bola lampu filamen tungsten adalah sumber cahaya spektrum penuh. Meskipun intensitas cahaya dapat bervariasi antara ujung merah dan biru spektrum yang dihasilkan oleh sumber cahaya ini, itu tidak terputus.
Namun, sumber cahaya fluorescent dan LED menghasilkan spektrum terputus-putus yang hanya terdiri dari warna tertentu. Celah dalam spektrum warna sumber cahaya ini tidak dapat dikompensasi atau dikoreksi dengan filter atau gel.
Dalam istilah praktis, ini berarti bahwa meskipun sumber cahaya buatan dapat mereproduksi bayangan biru dan hijau dengan tepat pada subjek, namun bayangan merah mungkin tampak berbeda jika dibandingkan dengan tampilannya di siang hari.

Mengukur Akurasi Warna
Komisi Internasional tentang Iluminasi (CIE-Commission Internationale de l‐Eclairage) mendefinisikan rendering warna sebagai “efek iluminasi pada tampilan warna objek dengan perbandingan sadar atau bawah sadar dengan tampilan warnanya di bawah penerangan referensi”.
Untuk memungkinkan perbandingan yang bermakna ditarik antara sumber cahaya buatan yang berbeda, CIE membuat Indeks Rendering Warna (CRI) pada tahun 1964. Skor CRI tidak mewakili suhu warna sumber cahaya yang diuji, tetapi keakuratannya yang akan mereproduksi berbagai macam warna pada subjek.
CRI dihitung dengan membandingkan tampilan berbagai warna sampel saat diamati di bawah siang hari atau sumber buatan standar terhadap cahaya yang diuji. Hasil di seluruh warna sampel dirata-ratakan untuk memberikan skor tunggal, dengan 100 diberikan untuk cahaya yang menghasilkan warna seakurat sumber standar. Semakin rendah skor CRI, semakin kurang akurat sumber cahaya mereproduksi semua warna pada subjek. Untuk memastikan penampilan warna yang akurat untuk pembuatan film, terutama dengan warna kulit, CRI 90-95 atau lebih tinggi diperlukan.
Namun, ada beberapa kekurangan dengan peringkat CRI. CRI memberikan skor untuk penampakan warna seperti yang terlihat dengan mata telanjang dan sensor pencitraan di televisi dan kamera video dapat melihat cahaya dengan sangat berbeda.
Secara visual, dimungkinkan untuk membuat cahaya putih hanya dengan campuran merah dan biru, tetapi bagi kamera hal ini akan tampak sangat berbeda. Selain itu, beberapa warna uji yang digunakan untuk menentukan CRI sangat jenuh dan di luar toleransi yang diizinkan untuk siaran televisi.
Jul 18, 2026 0
Jul 17, 2026 0
Jul 17, 2026 0
Jul 17, 2026 0
Jul 12, 2026 0
Jul 01, 2026 Comments Off on Naik Kelas dengan AI: Altos Computing Siapkan Infrastruktur Cerdas untuk Masa Depan Industri Indonesia
Jun 06, 2026 Comments Off on Polytron G3+ Series Hadir Sebagai Official EV Partner di Polytron Indonesia Open 2026, Sajikan Pengalaman Sportstainment Kelas Dunia
May 25, 2026 Comments Off on Canon EOS R6 V – Solusi Kamera Video-First untuk Kreator Multiformat

Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
May 06, 2024 Comments Off on Punya Single Lagu Timur, Gunawan Enjoy Banget
Jaka, Broadcastmagz – Bernama lengkap Gunawan...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jun 22, 2026 Comments Off on Ruang Publik yang Sehat Jadi Kunci Menjaga Demokrasi
Jun 22, 2026 Comments Off on Ketika Penyiaran Berhadapan dengan Dunia Digital yang Tak Lagi Sama
Jun 22, 2026 Comments Off on Gelar Dialog Publik di Serang, KPI Tegaskan Peran Penyiaran
Jun 22, 2026 Comments Off on Pembinaan Isi Siaran Jawa Pos Multimedia TV, KPI Tekankan Kepatuhan P3SPS dan Penguatan Sistem Siaran Jaringan
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...