Latest update October 15th, 2026 3:39 PM
Oct 15, 2026 broadcastmagz Campus, What's On 0

Mengusung semangat musik indie, festival ini menawarkan panggung bagi band pelajar dengan latar belakang dan karakter musikal yang beragam. Di tengah industri musik yang semakin terbuka terhadap talenta independen, kompetisi seperti ini menjadi ruang penting untuk membangun kepercayaan diri, memperluas jaringan, dan mengasah kemampuan tampil secara profesional. Bagi para peserta, kesempatan bermain di panggung besar merupakan pengalaman berharga untuk melangkah dari lingkungan sekolah menuju ekosistem musik yang lebih luas.
Selama dua hari audisi, puluhan band mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan tempat di babak final. Dari Surabaya, nama-nama seperti The Vesto, Latihium, Helyos, Octavolt, Luxion, Benzo Band, Little Warriors, Fourteen Day’Z, The Fortune Rock, Anggermurni, dan D’Summer turut meramaikan kompetisi. Kehadiran mereka memperlihatkan semarak komunitas musik pelajar di Kota Pahlawan, yang terus menjadi salah satu pusat aktivitas kreatif di Jawa Timur.
Persaingan juga datang dari berbagai daerah. Zain Evolution dan Last Minutes mewakili Sidoarjo, Overdrive berasal dari Mojokerto, Novera dari Pasuruan, The Choice dari Malang, serta The Band-Aid Effect dari Nganjuk. Ada pula Iron Band dari Magetan, D’Accordbeat dari Banyuwangi, Loh Jinawi dari Semarang, Band Adam dari Banyumas, Junior First Band dari Bandung, The Lonely Socks dari Bekasi, dan Mianband dari Jakarta. Keragaman asal peserta menjadikan festival ini sebagai titik temu komunitas musik pelajar lintas kota sekaligus membuka peluang untuk memperluas pergaulan musikal.
Lebih dari sekadar kompetisi, Smekdors Fiesta Music Fest 2026 dirancang sebagai pengalaman belajar yang menghubungkan pendidikan dengan industri kreatif. Kepala SMK Dr. Soetomo Surabaya, Juliantono Hadi, menegaskan bahwa festival ini memiliki tujuan lebih luas daripada perlombaan di atas panggung.
“Smekdors Fiesta bukan hanya soal unjuk kemampuan bermusik, melainkan proses pembelajaran komprehensif bagi anak-anak untuk mandiri berkarya dan menembus industri kreatif profesional secara nyata,” tuturnya. Semangat tersebut menempatkan festival sebagai ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan kesiapan menghadapi dunia profesional.
Untuk menjaga objektivitas dan standar penilaian, panitia memisahkan susunan dewan juri pada babak audisi dan Grand Final. Pada tahap audisi, penilaian dilakukan oleh Donny Catur dan Restu Boogie Band. Sementara itu, babak puncak akan menghadirkan kembali Restu Boogie Band bersama Arif Pethug dan Ari Misterpink. Komposisi juri tersebut diharapkan memberikan perspektif musikal yang beragam dalam menilai penampilan para finalis. Tantangannya bukan hanya memainkan lagu dengan sempurna, tetapi juga menunjukkan karakter, kekompakan, kualitas aransemen, dan penguasaan panggung.Orisinalitas menjadi salah satu elemen utama dalam kompetisi ini. Setiap grup diwajibkan membawakan satu lagu ciptaan sendiri, baik pada babak audisi maupun Grand Final. Ketentuan tersebut mendorong peserta untuk tidak sekadar mengandalkan kemampuan membawakan lagu orang lain, tetapi juga menunjukkan identitas dan kreativitas melalui karya orisinal. Kompetisi memperebutkan penghargaan kategori grup, yakni Juara I, II, III, dan Favorit, serta kategori personal The Best Player untuk vokalis, gitaris, bassis, drummer, dan keyboardist. Sebagai bentuk apresiasi terhadap proses kreatif, seluruh karya orisinal para finalis juga akan difasilitasi melalui rekaman studio profesional untuk dikemas dalam album kompilasi fisik dan digital yang didistribusikan melalui berbagai platform streaming musik resmi.
Tahun ini panitia Smekdors Fiesta Music Fest 2026 menggunakan Drum Elektrik Yang menjadi pembeda dengan tahun sebelumnya. “Kami selaku panitia mengikuti kemajuan jaman & teknologi bahwa drum elektrik tidak hanya untuk sarana latihan/Recording melainkan sekarang drum elektrik bisa dipakai untuk live show/ konser,” jelas Adi mewakili panitia penyelenggara.
Aspek pendidikan dan praktik profesional turut menjadi bagian penting dari penyelenggaraan festival. Seluruh produksi, mulai dari tata panggung, live broadcast audio-visual, hingga manajemen artis, diintegrasikan dengan kurikulum berbasis proyek bagi siswa kompetensi keahlian multimedia dan penyiaran Smekdors. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam produksi acara, sekaligus mengasah kemampuan teknis, komunikasi, koordinasi, dan manajemen kerja. Dengan demikian, festival tidak hanya menjadi panggung bagi para musisi muda, tetapi juga laboratorium praktik bagi calon tenaga profesional di bidang penyiaran dan industri kreatif.
Setelah melalui audisi, sebanyak 15 band dinyatakan lolos dan berhak tampil di Grand Final Smekdors Fiesta Music Fest 2026 pada 17 Oktober mendatang di Grand City Convex Surabaya. Mereka adalah The Vesto (Surabaya), D’Accordbeat (Banyuwangi), Helyos Band (Surabaya), Overdrive (Mojokerto), Anggermuni (Surabaya), Novera (Pasuruan), D’Summer (Surabaya), Fourteen Day’Z (Surabaya), Little Warriors (Surabaya), Zain Evolution (Surabaya), Octavoit (Surabaya), The Fortune Rock (Sidoarjo), The Choice (Malang), Loh Jinawi (Semarang), dan The Junior First (Bandung). Dengan total hadiah Rp25 juta dan kesempatan merekam karya orisinal, festival ini menawarkan lebih dari sekadar gelar juara. Grand Final menjadi perayaan kreativitas, keberanian, dan regenerasi musik Indonesia. Bagi para peserta, perjalanan musikal tidak berhenti ketika lampu panggung padam; bagi penyelenggara, tantangannya adalah terus menyediakan ruang bagi talenta baru untuk berkembang.
Keep on rocking, keep on creating, and let the music never stop!
Sep 23, 2026 Comments Off on Festival Film Surabaya 2026: Ketika AI Masuk Layar Pelajar
Oct 15, 2026 0
Oct 15, 2026 0
Oct 14, 2026 0
Oct 13, 2026 0

Aug 08, 2026 Comments Off on Lenny Ivylen: 26 Tahun Jaga Eksistensi di Dunia Fashion lewat Karya
Jakarta, Broadcastmagz – Lenny Ivylen membangun...
Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjayaย adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jun 22, 2026 Comments Off on Ruang Publik yang Sehat Jadi Kunci Menjaga Demokrasi
Jun 22, 2026 Comments Off on Ketika Penyiaran Berhadapan dengan Dunia Digital yang Tak Lagi Sama
Jun 22, 2026 Comments Off on Gelar Dialog Publik di Serang, KPI Tegaskan Peran Penyiaran
Jun 22, 2026 Comments Off on Pembinaan Isi Siaran Jawa Pos Multimedia TV, KPI Tekankan Kepatuhan P3SPS dan Penguatan Sistem Siaran Jaringanย
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...