Latest update October 24th, 2026 6:34 PM
Oct 23, 2026 broadcastmagz Techno, What's On 0

Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan algoritma *deep learning* yang sangat kompleks. Foto dan rekaman suara dari presenter manusia asli dianalisis untuk menciptakan avatar digital yang mampu menggerakkan bibir (lip-sync) serta memperlihatkan ekspresi mikro yang alami. Ketika naskah berita dimasukkan ke dalam sistem, sang presenter virtual dapat langsung “membacakan” informasi tersebut dengan intonasi, artikulasi, dan bahasa tubuh yang sulit dibedakan dari manusia asli, hanya dalam hitungan detik setelah data ter-input.
Keunggulan utama dari teknologi ini adalah kemampuannya yang tak kenal lelah. Di saat para kru dan jurnalis manusia membutuhkan istirahat, presenter virtual dapat terus mengudara tanpa henti untuk menyampaikan perkembangan situasi darurat, pantauan cuaca, hingga pergerakan pasar saham global di jam-jam krusial malam hari. Kemampuan multi-bahasa instan yang tertanam dalam sistem juga memungkinkan satu presenter virtual yang sama untuk menyiarkan berita dalam puluhan bahasa berbeda secara simultan, memperluas jangkauan pemirsa global secara masif.
Implementasi nyata dari revolusi ini telah tampak di berbagai penjuru dunia. Stasiun televisi swasta Channel 24 di Bangladesh, misalnya, menjadi salah satu pelopor dengan memperkenalkan “Aparajita”, presenter berita AI pertama di negara tersebut yang bertugas membawakan segmen berita interaktif. Di India, Odisha TV meluncurkan “Lisa”, pembawa berita AI yang tidak hanya membawakan berita dalam bahasa Odisha dan Inggris, tetapi juga berinteraksi dengan penonton. Di Tiongkok, kantor berita Xinhua telah lama mengoperasikan presenter virtual bilingual yang aktif memproduksi konten berita non-stop untuk platform digital mereka.
Namun, lompatan teknologi ini tidak datang tanpa tantangan etis dan teknis. Banyak pihak mengkhawatirkan hilangnya sentuhan kemanusiaan, empati, dan improvisasi spontan yang biasanya menjadi kekuatan dari seorang jurnalis senior di studio. Menanggapi hal tersebut, para pakar industri menekankan pentingnya mendefinisikan batas peran teknologi ini. AI harus diposisikan sebagai akselerator, bukan substitusi mutlak dari kerja jurnalistik yang membutuhkan nurani dan penilaian moral yang mendalam.
“Kami tidak melihat kehadiran presenter virtual sebagai pengganti jurnalis manusia, melainkan sebagai mitra dinamis yang memperluas kapasitas ruang redaksi,” ungkap Jane Barrett, Global Head of News Creation di Reuters. Ia menekankan bahwa dalam ekosistem siaran 24 jam, AI mengambil alih segmen-segmen berita yang bersifat repetitif dan membutuhkan pembaruan cepat seperti data cuaca atau indeks pasar saham, sementara para jurnalis manusia dapat memfokuskan energi mereka pada liputan investigasi dan analisis mendalam yang membutuhkan empati serta intuisi.
Dari sudut pandang operasional, pemanfaatan presenter virtual juga memberikan efisiensi yang luar biasa bagi stasiun televisi dengan anggaran terbatas.
“AI virtual presenter memungkinkan stasiun TV lokal atau kanal digital untuk terus menyajikan konten berita berkualitas tinggi sepanjang waktu tanpa harus membebani sumber daya manusia dan anggaran operasional malam hari,” jelas Gerhard Lang, Chief Technology Officer di Vizrt—perusahaan global penyedia infrastruktur siaran berbasis AI. Ia menambahkan bahwa visualisasi dan gerak tubuh AI yang semakin adaptif kini mampu menciptakan pengalaman menonton yang sangat natural bagi pemirsa.
Di masa depan, presenter virtual ini diprediksi akan menjadi jauh lebih interaktif. Dengan integrasi teknologi AI generatif yang terus berkembang, mereka tidak hanya akan membaca naskah, tetapi juga mampu melakukan sesi tanya jawab interaktif dengan pemirsa secara langsung, merespons pertanyaan lewat kolom chat atau media sosial secara real-time. Eksplorasi ini diproyeksikan akan menciptakan bentuk penyiaran baru yang lebih personal, partisipatif, dan selalu siap sedia kapan pun pemirsa membutuhkan informasi.
Pada akhirnya, kehadiran presenter virtual berbasis kecerdasan buatan dalam siaran non-stop 24 jam adalah penanda bahwa masa depan penyiaran telah tiba. Keberhasilan teknologi ini tidak akan diukur dari seberapa sempurna ia meniru manusia, melainkan dari bagaimana ia dapat dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan aksesibilitas informasi tanpa mengorbankan integritas dan nilai-nilai jurnalistik. Ketika kolaborasi antara kecerdasan buatan dan pengawasan manusia berjalan harmonis, layar kaca akan terus hidup—tidak pernah tidur, dan selalu siap mengabarkan dunia kepada kita.
Oct 22, 2026 0
Feb 10, 2026 Comments Off on SMK Brossa Gelar Workshop AI 4 Hari, Siapkan Siswa Hadapi Masa Depan Industri Konten Digital
Jan 08, 2026 Comments Off on Acer Luncurkan Swift AI Generasi Terbaru, Copilot+ PC yang Didukung Prosesor Intel® Core™ Ultra Seri 3 dengan Performa AI Terkini
Oct 24, 2025 Comments Off on Yapistaba Menggelar Workshop Artificial Inteligence – Pembuatan Content dan Video Animasi by AI
Oct 23, 2026 0
Oct 23, 2026 0
Oct 23, 2026 0
Oct 23, 2026 0

Aug 08, 2026 Comments Off on Lenny Ivylen: 26 Tahun Jaga Eksistensi di Dunia Fashion lewat Karya
Jakarta, Broadcastmagz – Lenny Ivylen membangun...
Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...