Latest update July 12th, 2026 7:23 PM
Feb 26, 2026 broadcastmagz Film & Music, What's On Comments Off on Nothing Blooms at Midnight, Sebuah Album Panjang Pertama Lucien Sunmoon Sebagai Tonggak untuk Beranjak Dewasa

.
Bercerita tentang polemik terkini yang tengah dihadapi para personil Lucien Sunmoon, album ini mengangkat tema perihal percintaan, pengorbanan, kisah yang tak terucap, hingga emosi terpendam. “Nothing Blooms at Midnight” adalah sebuah pendewasaan Lucien Sunmoon tak hanya dari sisi individu dan kehidupan pribadi, namun juga pendewasaan dalam karir perjalanan band dan musikalitas yang lebih matang.
Selain 2 track yang telah dirilis sebelumnya, terdapat 8 track baru lainnya yang direkam sepanjang 2025 seperti “Arc of Quiet Bloom”, “In The Shadow of Our Past, I’m Longing to be With You”, “11:12”, “Lowest”, “Minuet”, “Jealousy”, “What We’ll Never Be”, hingga versi akustik dari “Memoria”.
Nothing Blooms at Midnight adalah sebuah album penuh berisi 10 track dengan warna dari setiap personil. Pada album ini Danang, selaku produser, mengurangi keterlibatannya dalam pembuatan lagu, “Aku bebasin ke kalian pengen bikin lagu yang kayak gimana terserah, ini lagu kalian, ntar aku cuman bantu di perekaman doang.”
Atas dasar itu, setiap personil menciptakan lagu seperti apa yang diinginkan mereka sendiri, tak ada urgensi untuk menjadi atau mengejar sesuatu, album ini lahir karena mereka ingin menjadi diri mereka sendiri. Dalam interview mereka menyebutkan beberapa kali perihal kebebasan yang timbul dari penggarapan lagu mengarah kepada struktur album dan karakter yang tidak terbentuk, mereka menyadari akan hal itu. Namun, semua perlu menjalani proses panjang dan setiap orang memiliki prosesnya sendiri-sendiri, dan kini mereka tengah menghadapi itu.
Proses pembuatan lagu dimulai dari sekitar awal 2025 dengan mengumpulkan materi hingga digarap bersama. Perekaman pertama dimulai dari Mei 2025 di Haum Studio dioperatori oleh Dheka (Dugong Masurai) dan Axel (Masurai) hingga Q4 2025. Proses perekaman dilakukan secara berangsur dan bertahap, lalu pada track terakhir, Memoria Acoustic ver, direkam di RA2 Studio dioperatori oleh Rio Armand. Mixing dan mastering juga dikerjakan oleh Rio Armand. Lalu 2 single sebelumnya yang telah rilis duluan, Flustered dan Slice of Life ikut disertakan ke dalam album ini.
Sepanjang 2025 mereka berenam bersama Nayya, sang manajer, dan Danang berjibaku dengan penggarapan album, track demi track disambi menghadapi kehidupan perkuliahan, keluarga, asmara, hingga yang lainnya. Meski dihantam oleh polemik masing-masing, mereka memiliki satu visi dan tanggungan yang senantiasa menanti hingga terbentuk seutuhnya album ini. Album ini tak hanya menjadi jerih payah mereka, namun juga merangkum perjalanan mereka yang kian tahun kian tidak terprediksi menghadapi pendewasaan.
Setelah menyiapkan proses panjang untuk perilisan dan menyediakan aset visual sejak November 2025 bersama Batas Frekuensi, Lucien Sunmoon tengah menyiapkan rilisan fisik yang digarap oleh Haum Entertainment berupa kaset pita yang nantinya akan dibundling bersama buku “Nothing Blooms at Midnight: a Visual Guide” yang ditulis oleh Sukma Kelana melalui Batas Frekuensi beserta merch lainnya.
Tak berhenti di situ, Batas Frekuensi juga tengah menyiapkan 4 Music Video untuk Lucien Sunmoon yang direncanakan akan rilis akhir Maret mendatang setelah menghabiskan sebulan penuh untuk melakukan proses shooting dan produksi. “Nothing Blooms at Midnight” dapat dinikmati di seluruh DSP sejak 14 Februari 2026 lalu.
Sep 15, 2024 Comments Off on Single “Whine”, Bukti Skeptisme Romansa a la Lucien Sunmoon
Jul 12, 2026 0
Jul 10, 2026 0
Jul 10, 2026 0
Jul 10, 2026 0

Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
May 06, 2024 Comments Off on Punya Single Lagu Timur, Gunawan Enjoy Banget
Jaka, Broadcastmagz – Bernama lengkap Gunawan...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jun 22, 2026 Comments Off on Ruang Publik yang Sehat Jadi Kunci Menjaga Demokrasi
Jun 22, 2026 Comments Off on Ketika Penyiaran Berhadapan dengan Dunia Digital yang Tak Lagi Sama
Jun 22, 2026 Comments Off on Gelar Dialog Publik di Serang, KPI Tegaskan Peran Penyiaran
Jun 22, 2026 Comments Off on Pembinaan Isi Siaran Jawa Pos Multimedia TV, KPI Tekankan Kepatuhan P3SPS dan Penguatan Sistem Siaran Jaringan
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...