Latest update July 12th, 2026 7:23 PM
Jul 12, 2026 broadcastmagz Techno, What's On 0

Berangkat dari semangat tersebut, Lembaga Penyiaran Publik TVRI bekerja sama dengan Rohde & Schwarz, dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), melaksanakan Uji Coba Teknologi 5G Broadcast di Media Center TVRI Senayan, Jakarta, pada Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari industri penyiaran, media, telekomunikasi, regulator, akademisi, hingga mitra teknologi internasional. Uji coba ini menjadi salah satu tonggak penting dalam menyiapkan masa depan penyiaran Indonesia yang semakin terintegrasi dengan perkembangan teknologi komunikasi generasi berikutnya.
Direktur Utama LPP TVRI, Fiki C. Satari, membuka acara dengan menegaskan bahwa penguasaan teknologi modern merupakan prasyarat agar TVRI tetap mampu menjalankan mandatnya sebagai media pelayanan publik.
“Teknologi modern sangat penting untuk membawa TVRI terus berperan dan tetap relevan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi teknologi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi merupakan investasi jangka panjang agar layanan penyiaran publik mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Pelengkap DVB-T2, Bukan Pengganti
Berbeda dengan anggapan bahwa 5G Broadcast akan menggantikan televisi digital, uji coba ini justru bertujuan memastikan bahwa teknologi 5G Broadcast dapat berfungsi sebagai teknologi pelengkap (complementary) bagi penyiaran digital terestrial DVB-T2 Free-to-Air (FTA).
Kedua teknologi memiliki karakteristik yang saling melengkapi. DVB-T2 tetap menjadi tulang punggung penyiaran televisi digital nasional dengan jangkauan yang luas dan efisien, sedangkan 5G Broadcast membuka peluang baru bagi masyarakat untuk menerima siaran langsung melalui perangkat bergerak tanpa membebani jaringan seluler.Lebih dari itu, uji coba ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan teknologi penyiaran masa depan, sekaligus menguji kesiapan teknologi, kesiapan perangkat penerima (receiver ecosystem), interoperabilitas perangkat, hingga respons masyarakat terhadap model layanan baru tersebut. Hasil uji coba diharapkan menjadi masukan penting bagi pemerintah dan industri dalam merumuskan arah pengembangan ekosistem penyiaran nasional beberapa tahun ke depan.
Gratis Tanpa Kuota Data
Direktur Layanan Ekosistem Digital KOMDIGI, Geryantika Kurnia, menjelaskan bahwa teknologi 5G Broadcast memberikan paradigma baru dalam distribusi konten multimedia kepada masyarakat.
“Teknologi ini dipersiapkan untuk memberikan layanan yang lebih fleksibel. Jadi layanan 5G Broadcast ini memungkinkan masyarakat menerima siaran secara gratis tanpa memerlukan data internet maupun membayar pulsa,” jelasnya.
Konsep tersebut menjadikan 5G Broadcast berbeda dengan layanan video streaming konvensional yang bergantung pada koneksi internet dan konsumsi kuota data. Dengan mekanisme broadcast, jutaan pengguna dapat menerima siaran yang sama secara bersamaan tanpa menambah beban kapasitas jaringan seluler.
Kemampuan ini menjadi sangat penting terutama pada saat terjadi bencana alam, keadaan darurat nasional, atau penyelenggaraan acara berskala besar yang menyebabkan lonjakan trafik komunikasi.
Solusi untuk Daerah 3T
Direktur Teknik TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto, yang juga menjadi inisiator sekaligus penanggung jawab teknis uji coba ini, menilai bahwa Indonesia memiliki karakteristik geografis yang sangat sesuai untuk pemanfaatan teknologi broadcast.

“Teknologi broadcast sangat cocok diterapkan di wilayah 3T dan daerah rural yang saat ini belum terlayani secara optimal. Dengan karakteristik one-to-many, teknologi ini mampu mendistribusikan informasi secara efisien kepada masyarakat dalam cakupan yang sangat luas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dari sisi infrastruktur, TVRI sesungguhnya telah memiliki modal yang kuat untuk mengimplementasikan teknologi tersebut.
“Secara infrastruktur, TVRI sudah siap mengimplementasikan teknologi 5G Broadcast karena sebagian pemancar DVB-T2 TVRI sudah ready to 5G Broadcast. Yang diperlukan hanya penambahan perangkat Broadcast Service and Control Center (BSCC) dan Exciter,” jelas Bernardus.
Kesiapan infrastruktur tersebut menjadi salah satu keunggulan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang telah memiliki jaringan transmisi digital terbesar di Indonesia.Mendukung Ketahanan Informasi Nasional.
Di masa depan, teknologi 5G Broadcast diproyeksikan tidak hanya dimanfaatkan untuk layanan televisi bergerak, tetapi juga mendukung berbagai layanan publik seperti Early Warning System (EWS), penyebaran informasi kebencanaan, komunikasi darurat, pendidikan jarak jauh, hingga distribusi konten pemerintahan kepada masyarakat.
Karena menggunakan mekanisme broadcast, teknologi ini tetap mampu melayani jutaan pengguna secara bersamaan tanpa mengalami penurunan kualitas layanan akibat kepadatan trafik, sebuah karakteristik yang sangat dibutuhkan dalam situasi krisis.
Melalui kolaborasi antara TVRI, Rohde & Schwarz, KOMDIGI, serta para pemangku kepentingan lainnya, Indonesia menunjukkan komitmen untuk terus mengeksplorasi teknologi penyiaran generasi berikutnya. Indonesia bukan negara pertama yang mengembangkan 5G Broadcast. Teknologi ini telah diuji coba maupun diimplementasikan di berbagai negara seperti Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, hingga Denmark, dan Malaysia. Pengalaman internasional menunjukkan bahwa 5G Broadcast berpotensi menjadi pelengkap strategis DVB-T2 untuk menghadirkan layanan penyiaran publik yang lebih luas, efisien, dan dapat diterima langsung di perangkat bergerak tanpa menggunakan kuota data.
Uji coba ini bukan sekadar demonstrasi teknologi, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memastikan bahwa layanan penyiaran publik Indonesia tetap relevan, inklusif, dan siap menjawab tantangan era digital.
Dengan fondasi infrastruktur yang telah dimiliki TVRI serta dukungan regulator dan industri, 5G Broadcast berpotensi menjadi salah satu pilar penting dalam membangun ekosistem penyiaran nasional yang lebih tangguh, efisien, dan mampu menjangkau seluruh masyarakat Indonesia, dari perkotaan hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Jun 29, 2026 0
Jun 29, 2026 0
Jun 27, 2026 Comments Off on Mengapa Nobar Selalu Menjadi Tradisi Saat Piala Dunia 2026?
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jul 10, 2026 0
Jul 10, 2026 0
Jul 10, 2026 0
Jul 10, 2026 0

Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
May 06, 2024 Comments Off on Punya Single Lagu Timur, Gunawan Enjoy Banget
Jaka, Broadcastmagz – Bernama lengkap Gunawan...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jun 22, 2026 Comments Off on Ruang Publik yang Sehat Jadi Kunci Menjaga Demokrasi
Jun 22, 2026 Comments Off on Ketika Penyiaran Berhadapan dengan Dunia Digital yang Tak Lagi Sama
Jun 22, 2026 Comments Off on Gelar Dialog Publik di Serang, KPI Tegaskan Peran Penyiaran
Jun 22, 2026 Comments Off on Pembinaan Isi Siaran Jawa Pos Multimedia TV, KPI Tekankan Kepatuhan P3SPS dan Penguatan Sistem Siaran Jaringan
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...