Latest update September 24th, 2026 9:35 PM
Sep 24, 2026 broadcastmagz Advertorial, What's On 0

Perjalanan tersebut dialami Harsya Asrul Rachman, guru SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Ia kembali menjadi murid ketika mengikuti Basic Technical Course (BTC) 2026 di UT School, Jakarta, selama 37 hari pada 6 April–18 Mei 2026. Program tersebut terdiri dari 26 hari pembelajaran kelas, lima hari magang industri, dan empat hari sertifikasi. Hasilnya, Harsya menjadi peserta terbaik peringkat pertama.
Kisah Harsya menunjukkan bahwa transformasi industri tidak selalu dimulai dari mesin atau teknologi mutakhir. Ia dapat dimulai dari manusia yang bersedia terus belajar, kemudian membawa pengetahuan tersebut kembali ke sekolah dan meneruskannya kepada generasi berikutnya.
Upaya itu sejalan dengan pengembangan ekosistem pendidikan vokasi United Tractors (UT) melalui Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT) dan UT School. SOBAT memperkuat fondasi pendidikan di sekolah, sementara UT School mendekatkan kompetensi peserta didik dengan kebutuhan industri.Dalam Laporan Keberlanjutan 2025, UT mencatat SOBAT telah menjangkau 1.726 sekolah, melalui pengembangan brainware, software, dan hardware—manusia, kurikulum, serta fasilitas pendidikan.
Dari Sekolah Menuju Industri Global
Babak berikutnya terlihat pada 2 September 2026, ketika UT School meluluskan 272 peserta Program Mekanik Alat Berat UT School Nasional Batch-38 di Discovery Room UT Corporate University, Jakarta.Direktur UT School, Mochamad Hamdan Aziz, menyampaikan bahwa hingga saat itu UT School telah meluluskan 9.445 alumni program CSR reguler yang tersebar di seluruh Nusantara. Dari jumlah tersebut, 212 alumni telah menembus pasar kerja Jepang: 202 orang telah bekerja sejak 2021, sementara 10 lainnya menjalani pelatihan bahasa dan budaya sebelum diberangkatkan pada September 2026.
Peluang global juga terus dibuka. UT School kini melakukan seleksi untuk memenuhi kebutuhan 26 mekanik melalui Scania yang akan ditempatkan di Taiwan, Jepang, Jerman, dan Selandia Baru.Secara keseluruhan, program mitra usaha UT dan support CSR non-reguler telah menghasilkan 44.608 lulusan. Jika digabungkan dengan program reguler, UT School telah mencetak 54.058 lulusan yang dipersiapkan untuk berkembang di dunia industri.
Lebih dari sekadar jalur pendidikan, model seperti ini memperlihatkan bagaimana kebutuhan industri dapat diterjemahkan menjadi kompetensi yang konkret di ruang kelas. Dunia kerja membutuhkan tenaga yang bukan hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa dengan standar keselamatan, disiplin kerja, teknologi, serta tuntutan produktivitas. Karena itu, pengalaman praktik dan sertifikasi menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan lulusan.
Bagi industri alat berat, kebutuhan tersebut semakin relevan karena kualitas tenaga kerja berhubungan langsung dengan produktivitas dan keandalan operasional. Seorang mekanik tidak hanya berhadapan dengan mesin, tetapi juga dengan teknologi yang terus berkembang. Kemampuan membaca sistem, melakukan diagnosis, memahami prosedur, serta mengambil keputusan secara tepat menjadi bagian dari kompetensi yang harus terus diperbarui.
Di sisi lain, pengalaman Harsya menunjukkan bahwa penguatan kompetensi tidak harus berhenti ketika seseorang telah menjadi tenaga pendidik. Justru guru dapat menjadi penghubung penting antara perkembangan industri dan kebutuhan siswa. Ketika guru memahami teknologi serta standar kerja yang digunakan industri, pengetahuan tersebut dapat diterjemahkan menjadi pembelajaran yang lebih relevan di sekolah.
Dengan pendekatan semacam ini, hubungan antara sekolah dan industri tidak lagi berjalan dalam dua dunia yang terpisah. Keduanya membentuk sebuah ekosistem yang memungkinkan pengetahuan bergerak dua arah: industri membawa perkembangan teknologi ke pendidikan, sementara sekolah menyiapkan manusia yang kelak mengisi kebutuhan industri.
Pembelajaran tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis. UT School memperkuat kompetensi melalui sertifikasi, Bahasa Inggris, Learning Management System (LMS), Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan 3D printing, sekaligus menginternalisasi budaya INSANI: Integritas, Santun, Ahli, dan Berani.
Artinya, tenaga kerja yang disiapkan bukan hanya mampu mengoperasikan atau memperbaiki mesin, tetapi juga memiliki karakter yang dibutuhkan untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.
Pengetahuan yang Terus Mengalir
Komitmen memperluas akses pengetahuan juga ditunjukkan melalui peluncuran buku “Dasar-Dasar Teknik Alat Berat: Product Knowledge untuk SMK” oleh UT School bersama Divisi CSR UT dan YKBUT Press, yang sekaligus menyerahkan hak cipta buku tersebut kepada UT.Buku itu menjadi bagian dari upaya membawa pengetahuan industri ke ruang pendidikan. Apa yang dipelajari di industri dapat menjadi bahan ajar guru, keterampilan siswa, dan pada akhirnya menjadi bekal memasuki dunia kerja.Ekosistem tersebut diperkuat SOBAT. Pada SOBAT Competition 2025, tercatat 1.028 inovasi, meningkat dari 848 inovasi pada 2024, yang berasal dari siswa, mahasiswa, dan pendidik.
Seperti disampaikan Himawan Sutanto, Corporate Communications Manager United Tractors, pada 20 Oktober 2025, SOBAT Competition menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan ide kreatif yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pada akhirnya, pendidikan vokasi bukan sekadar mencetak angka lulusan. Di balik 54.058 nama itu ada guru yang terus belajar, siswa yang mengembangkan keterampilan, lulusan yang memasuki industri nasional, hingga mereka yang memiliki kesempatan bekerja di pasar global.
Di tengah pembicaraan tentang industri berkelanjutan, keberlanjutan bukan hanya soal teknologi, energi, efisiensi, atau emisi. Ada satu unsur yang menentukan semuanya: manusia yang mampu terus belajar dan mengikuti perubahan.Karena itu, perjalanan menuju industri global bisa dimulai dari tempat yang sangat sederhana—sebuah ruang kelas, seorang guru yang kembali menjadi murid, dan seorang siswa yang percaya bahwa masa depannya dapat melangkah jauh lebih luas.Harsya adalah salah satu gambaran kecil dari perjalanan itu. Ia meninggalkan ruang kelas untuk belajar kembali, lalu membawa pengetahuan tersebut pulang kepada murid-muridnya. Sementara bagi sebagian alumni UT School, perjalanan berikutnya membawa mereka lebih jauh—ke Jepang, Taiwan, Jerman, atau Selandia Baru. Sebab pasar kerja global mungkin berada ribuan kilometer dari Indonesia. Namun, langkah pertamanya bisa dimulai dari sebuah ruang kelas.
Aug 20, 2026 Comments Off on United Tractors Semen Gresik Hibahkan Alat Praktik kepada Politeknik Semen Indonesia (POLTEKSI)
Aug 05, 2026 Comments Off on Kolaborasi UT School, PTBA, dan Kamaju Tingkatkan Kualitas SDM melalui Basic Mechanic Course
Feb 18, 2026 Comments Off on United Tractors Group Kembali Raih Prestasi di PR INDONESIA Awards (PRIA) 2026
Feb 06, 2026 Comments Off on Kontribusi Nyata Dorong Kebangkitan UMKM Pascabencana di Sumatera Barat, United Tractors Padang Diganjar Apresiasi Kementerian UMKM
Sep 24, 2026 0
Sep 24, 2026 0
Sep 23, 2026 0
Sep 22, 2026 0

Aug 08, 2026 Comments Off on Lenny Ivylen: 26 Tahun Jaga Eksistensi di Dunia Fashion lewat Karya
Jakarta, Broadcastmagz – Lenny Ivylen membangun...
Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jun 22, 2026 Comments Off on Ruang Publik yang Sehat Jadi Kunci Menjaga Demokrasi
Jun 22, 2026 Comments Off on Ketika Penyiaran Berhadapan dengan Dunia Digital yang Tak Lagi Sama
Jun 22, 2026 Comments Off on Gelar Dialog Publik di Serang, KPI Tegaskan Peran Penyiaran
Jun 22, 2026 Comments Off on Pembinaan Isi Siaran Jawa Pos Multimedia TV, KPI Tekankan Kepatuhan P3SPS dan Penguatan Sistem Siaran Jaringan
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...