Latest update October 6th, 2026 7:54 PM
Oct 06, 2026 broadcastmagz Advertorial, What's On 0

Sejalan dengan visi besar “From Smart Village to Global Market” serta komitmen ASEPHI dalam menggerakkan regenerasi industry kerajinan Indonesia, konsep utama Youthpreneurs kembali dihadirkan sebagai bagian dari INACRAFT October. Konsep ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkenaikan kreativitas dan inovasi Indonesia, sekaligus mengambil peran aktif dalam menjaga keberlanjutan industri kriya.
Mengangkat tema “Techno Craft”, INACRAFT October Vol. 5 2026 menghadirkan gagasan mengenai pertemuan antara kekayaan tradisi kerajinan Indonesia dengan perkembangan teknologi dan inovasi. Teknologi tidak ditempatkan sebagai pengganti keterampilan tangan dan kearifan lokal, melainkan sebagai sarana untuk memperkuat nilai, kualitas, fungsi, serta daya tarik produk kerajinan Indonesia. Melalui pendekatan ini, kerajinan tradisional Indonesia dapat terus berkembang dan beradaptasi tanpa kehilangan identitas serta karakter budayanya. Perpaduan antara kearifan lokal, keterampilan artisan, desain, teknologi, dan inovasi diharapkan melahirkan karya-karya yang relevan dengan kebutuhan masa kini sekaligus mampu menembus dan bersaing di pasar global. Kehadiran “Techno Craft” menjadi ruang yang memperlihatkan bahwa tradisi dan teknologi bukanlah dua hal yang berseberangan, melainkan dua kekuatan yang dapat bersinergi untuk membawa kerajinan Indonesia menuju masa depan.

Project Officer INACRAFT October 2026, Syamsul Huda, menyebut tema Technocraft bukan sekadar penggunaan perangkat teknologi dalam membuat produk, tetapi bagaimana riset dan inovasi mampu memperkaya karakter kriya Indonesia.
“Tema Technocraft tidak hanya sekadar mencerminkan penggunaan teknologi dalam proses pembuatan kerajinan saja, tetapi juga bagaimana riset dan inovasi dapat memperkaya tradisi dan karakter dari produk-produk kerajinan Indonesia,” kata Huda. Kolaborasi dengan BRIN menjadi salah satu langkah strategis, termasuk membuka peluang agar hasil riset dapat lebih dekat dengan kebutuhan industri.
Untuk meningkatkan kenyamanan berbelanja serta memudahkan pengunjung, ASEPHI melakukan kurasi peserta pameran melalui pembagian zona berdasarkan jenis produk yang terdapat pada 9 zoning hall area yaitu Main Lobby, Cendrawasih Hall & Promenade, Assembly Hall, Hall A & Lobby Hall A, Hall B & Lobby Hall B, serta area Talam INACRAFT di Mezzanine dan Hall B. ASEPHI sebagai penyelenggaran pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara memiliki komunitas kriya yang sangat aktif, terus berkarya sepanjang tahun termasuk menghadirkan rangkaian kegiatan Insight Program INACRAFT yang bermanfaat untuk pengunjung dan peserta seperti Craft Talks & Workshop, Cultural Performance, Digital Lounge, Craft Experience Spot dan lain sebagainya.
ASEPHI juga menyelenggarakan ASEAN Business Forum bertema “Scaling Up ASEAN Gifts & Crafts: Sustainability and Market Access” dengan panelis dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustnan, Kementerian Keuangan (Bea Cukai), Badan Riset dan Inovasi Nasional (GRIN), Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), dan didukung oleh ASEAN Gifts & Crafts Federation hingga artisan muda sebagai inspirasi, serta membuka jejaring melalui 82B Networking bersama 30 youthpreneurs terkurasi. Selain itu ASEPHI Go Green Activity konsisten ha& bersama Waste Hub Management sebagai bentuk kepedulian terhadap isu keberlanjutan di industri kriya. Sementara itu, agenda rutin ASEPHI seperti INACRAFT Appreciation Night turut menjadi momen untuk memberikan apresiasi kepada para peserta INACRAFT, artisan, dan youthpreneurs. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan doorprize bagi pengunjung sebagai bagian dart pengalaman selama pameran.
Dengan total peserta keseluruhan 829 stan, INACRAFT October vol. 5 2026 akan menompati 5 hall JICC. Berdasarkan kategori kep sebanyak 85 stan, Kementerian/BUMN sebanyak 15 stan, dan peserta esertaan, total peserta lndividu/Anggota ASEPHI sebanyak 713 peserta, sementara untuk peserta luar Negeri menempati area Main lobby.
Terdapat juga 18 island yang diisi oleh BUMN dan lainnya. Selain itu, terdapat peserta Individu Non Anggota sebanyak 69 peserta dan Talam sebanyak 59 peserta. Dengan mempertimbangkan situasi ekonomi nasional maupun global, panitia menargetkan 80.000 pengunjung, 120 potential buyers international, transaksi retail senilai 100 miiiar rupiah dengan kontrak dagang mencapai USD 2,7 juta. Potential buyers ini diharapkan tidak hanya melirik produk eksportir anggota ASEPHI, tetapi juga karya 19 youthpreneurs yang turut berpartisipasi. ASEPHI juga berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (PPPA) dalam memperkenalkan kembali permainan tradisional anak Indonesia di INACRAFT dan dengan Kementerian Hukum melalui DJKI & AHU media untuk mensosialisasikan pentingnya merek dan perlindungan Indikasi Geografis kepada para penggiat seni dan budaya Indonesia. ASEPHI juga mengagendakan Penandantangan MOU dengan sejumlah pihak dalam mengembangkan sektor kreatif kerajinan siap menghadapi tantangan global yang lebih profesional dengan BRIN, GNIK, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tegal, dan Universitas Indonesia.
Memasuki usia ke-28, Bank Mandiri turut hadir mendukung INACRAFT October Vol. 5 2026 – Youthpreneurs sebagai sponsor utama untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan industri kreatif di era digital. Melalui Livin’ Merchant, pelaku usaha dapat menerima pembayaran, mencatat penjualan, memantau stok, serta mengelola hasil penjualan untuk kebutuhan operasional. Peserta pameran juga dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat, Kredit Usaha Mikro, serta Kredit SME dengan limit hingga RpSO miliar.
“Semangat `Tumbuh Bersama Majukan Indonesia’ kami wujudkan melalui kemudahan transaksi dan akses pembiayaan yang membantu perajin serta wirausaha muda mengembangkan usaha,” ujar Regional CEO Bank Mandiri Wilayah IV/Jakarta 2 Nila Mayta.
Tahun ini, INACRAFT October Vol. 5 2026 juga didukung oleh beberapa sponsor lainnya yaitu TikTok Shop by Tokopedia, Pegadaian, Bukit Asam, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Fllosofi Kopi, dan Pos Indonesia sebagai Official Logistic Partner. Untuk fasilitas pendukung, INACRAFT October bekerja sama dengan Official Partner seperti Big Bird sebagai Official Shuttle Partner. Grand Metropolitan Bekasi, Emporium Mall Pluit, dan Pesona Square Depok sebagai Official Mall Partners. Official Medical & Health Partner yaitu Siloam Clinic. Beberapa Official Hotel Partners seperti Artotel Gelora Senayan, Best Western Senayan, Somerset Berlian Jakarta, Somerset Sudirman Jakarta, Swiss Belinn Wahid Hasyim, Swiss-Belexpress Cideng, Aloft Jakarta Wahid Hasyim, dan Aryaduta Suites Semanggi. Terdapat juga Alternative Media Group, Digital Mediatama Maxima, dan PT Visual Unilumin Mandiri sebagai Official Multimedia Partners. Dalam menghadirkan pengalaman pameran yang lebih informatif dan interaktif, INACRAFT turut bekerja sama dengan Official Digital Partner yaitu GoDigi serta memperkenalkan dan merilis INACRAFT WAYFINDER, sebuah platform digital berbasis web yang dirancang untuk membantu pengunjung menemukan, menavigasi, dan mengeksplorasi berbagai elemen dalam area pameran. Kehadiran M.A.G.A sebagai Official Fragrance Partners turut menciptakan sensasi aroma yang khas untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Bersama dengan Alibaba.com yang turut mendukung pameran sebagai mitra channel ekspor.
Pameran INACRAFT October Vol. 5 2026 dibuka untuk umum dari pukul 10:00 s.d. 21:00 WIB dengan tiket masuk sebesar IDR 35K. Pengunjung dapat membeli tiket dengan melakukan pre-registration pada website official INACRAFT yaitu inacraft.co.id. Pengunjung juga dapat membeli tiket secara langsung pada ticket box yang berlokasi di venue pameran. Untuk pengunjung yang melakukan pembukaan Tabungan NOW atau Mandiri Kartu Kredit, pengunjung bisa mendapatkan tiket masuk sebagai reward dari Bank Mandiri. Informasi dan agenda kegiatan dapat dilihat di laman digital www.inacraft.co.id, serta akun official media sosial INACRAFT di Facebook, Instagram dan Tiktok @weareinacraft serta Channel Youtube We Are INACRAFT.
Oct 06, 2026 0
Sep 30, 2026 0
Sep 29, 2026 0
Sep 28, 2026 0

Aug 08, 2026 Comments Off on Lenny Ivylen: 26 Tahun Jaga Eksistensi di Dunia Fashion lewat Karya
Jakarta, Broadcastmagz – Lenny Ivylen membangun...
Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jun 22, 2026 Comments Off on Ruang Publik yang Sehat Jadi Kunci Menjaga Demokrasi
Jun 22, 2026 Comments Off on Ketika Penyiaran Berhadapan dengan Dunia Digital yang Tak Lagi Sama
Jun 22, 2026 Comments Off on Gelar Dialog Publik di Serang, KPI Tegaskan Peran Penyiaran
Jun 22, 2026 Comments Off on Pembinaan Isi Siaran Jawa Pos Multimedia TV, KPI Tekankan Kepatuhan P3SPS dan Penguatan Sistem Siaran Jaringan
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...