Latest update February 26th, 2026 12:49 PM
Feb 26, 2026 broadcastmagz Film & Music, What's On 0

.
Bercerita tentang polemik terkini yang tengah dihadapi para personil Lucien Sunmoon, album ini mengangkat tema perihal percintaan, pengorbanan, kisah yang tak terucap, hingga emosi terpendam. “Nothing Blooms at Midnight” adalah sebuah pendewasaan Lucien Sunmoon tak hanya dari sisi individu dan kehidupan pribadi, namun juga pendewasaan dalam karir perjalanan band dan musikalitas yang lebih matang.
Selain 2 track yang telah dirilis sebelumnya, terdapat 8 track baru lainnya yang direkam sepanjang 2025 seperti “Arc of Quiet Bloom”, “In The Shadow of Our Past, I’m Longing to be With You”, “11:12”, “Lowest”, “Minuet”, “Jealousy”, “What We’ll Never Be”, hingga versi akustik dari “Memoria”.
Nothing Blooms at Midnight adalah sebuah album penuh berisi 10 track dengan warna dari setiap personil. Pada album ini Danang, selaku produser, mengurangi keterlibatannya dalam pembuatan lagu, “Aku bebasin ke kalian pengen bikin lagu yang kayak gimana terserah, ini lagu kalian, ntar aku cuman bantu di perekaman doang.”
Atas dasar itu, setiap personil menciptakan lagu seperti apa yang diinginkan mereka sendiri, tak ada urgensi untuk menjadi atau mengejar sesuatu, album ini lahir karena mereka ingin menjadi diri mereka sendiri. Dalam interview mereka menyebutkan beberapa kali perihal kebebasan yang timbul dari penggarapan lagu mengarah kepada struktur album dan karakter yang tidak terbentuk, mereka menyadari akan hal itu. Namun, semua perlu menjalani proses panjang dan setiap orang memiliki prosesnya sendiri-sendiri, dan kini mereka tengah menghadapi itu.
Proses pembuatan lagu dimulai dari sekitar awal 2025 dengan mengumpulkan materi hingga digarap bersama. Perekaman pertama dimulai dari Mei 2025 di Haum Studio dioperatori oleh Dheka (Dugong Masurai) dan Axel (Masurai) hingga Q4 2025. Proses perekaman dilakukan secara berangsur dan bertahap, lalu pada track terakhir, Memoria Acoustic ver, direkam di RA2 Studio dioperatori oleh Rio Armand. Mixing dan mastering juga dikerjakan oleh Rio Armand. Lalu 2 single sebelumnya yang telah rilis duluan, Flustered dan Slice of Life ikut disertakan ke dalam album ini.
Sepanjang 2025 mereka berenam bersama Nayya, sang manajer, dan Danang berjibaku dengan penggarapan album, track demi track disambi menghadapi kehidupan perkuliahan, keluarga, asmara, hingga yang lainnya. Meski dihantam oleh polemik masing-masing, mereka memiliki satu visi dan tanggungan yang senantiasa menanti hingga terbentuk seutuhnya album ini. Album ini tak hanya menjadi jerih payah mereka, namun juga merangkum perjalanan mereka yang kian tahun kian tidak terprediksi menghadapi pendewasaan.
Setelah menyiapkan proses panjang untuk perilisan dan menyediakan aset visual sejak November 2025 bersama Batas Frekuensi, Lucien Sunmoon tengah menyiapkan rilisan fisik yang digarap oleh Haum Entertainment berupa kaset pita yang nantinya akan dibundling bersama buku “Nothing Blooms at Midnight: a Visual Guide” yang ditulis oleh Sukma Kelana melalui Batas Frekuensi beserta merch lainnya.
Tak berhenti di situ, Batas Frekuensi juga tengah menyiapkan 4 Music Video untuk Lucien Sunmoon yang direncanakan akan rilis akhir Maret mendatang setelah menghabiskan sebulan penuh untuk melakukan proses shooting dan produksi. “Nothing Blooms at Midnight” dapat dinikmati di seluruh DSP sejak 14 Februari 2026 lalu.
Sep 15, 2024 Comments Off on Single “Whine”, Bukti Skeptisme Romansa a la Lucien Sunmoon
Feb 26, 2026 0
Feb 26, 2026 0
Feb 26, 2026 0
Feb 26, 2026 0

Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
May 06, 2024 Comments Off on Punya Single Lagu Timur, Gunawan Enjoy Banget
Jaka, Broadcastmagz – Bernama lengkap Gunawan...
Jan 12, 2026 Comments Off on KPID Sumbar Perkuat Literasi Media Digital bagi Generasi Muda
Jan 12, 2026 Comments Off on Tes CAT Calon Anggota KPID Sumsel Diikuti 54 Peserta
Jan 12, 2026 Comments Off on KPID Kunjungi Radio Sonora Bali Karena Stop Siaran
Jan 12, 2026 Comments Off on FIFA Larang Stasiun TV Kecilkan Layar untuk Iklan Saat Pertandingan Piala Dunia 2026
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...