Latest update August 3rd, 2026 11:28 AM
Aug 03, 2026 broadcastmagz Film & Music, What's On 0

Direktur Utama GIK UGM, Alfatika Aunuriella Dini mengatakan, penyelenggaraan Jogja Run’nShine 2026 menjadi kelanjutan dari semangat Renaissance yang dibangun sejak tahun pertama, yakni menjadikan Yogyakarta sebagai ruang pertemuan antara ilmu pengetahuan, seni, dan nilai-nilai keberadaban. Semangat tersebut kini diterjemahkan ke dalam pengalaman yang lebih beragam dan inklusif untuk dinikmati lebih banyak para pelari, komunitas olahraga, pelaku seni, budaya, UMKM, hingga wisatawan dari berbagai penjuru daerah.
“Jogja Run’nShine kami hadirkan bukan hanya sebagai sebuah ajang lari, tetapi sebagai ruang untuk merayakan Yogyakarta secara lebih utuh, sejalan dengan makna Renaissance yang menjadi inspirasi penyelenggaraannya. Tahun ini, kami ingin perluas lagi pengalaman tersebut dengan harapan, siapa pun yang datang tidak hanya berlari untuk hidup sehat, tetapi juga menemukan pengalaman, berinteraksi, dan membawa pulang cerita baru tentang Yogyakarta,” kata Alfatika saat Press Conference di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Pada Jogja Run’nShine tahun ini terdapat kategori lari 5K dan 10K dengan tetap mengusung prinsip Sinergi 5K: Kampus, Komunitas, Keraton, Kampung, dan Korporasi, yang menjadi cara penyelenggara merefleksikan lima elemen atau penggerak Yogyakarta ke dalam pengalaman berlari di setiap rutenya.
“Jogja Run’nShine 2026 mengajak peserta mengenal Yogyakarta melalui rute yang menghubungkan lima elemen pembentuk identitas kota, yaitu kawasan pendidikan, kawasan bersejarah, pusat ekonomi, perkampungan, hingga ruang publik yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Melalui rute tersebut, peserta diajak menikmati cara baru menjelajahi Yogyakarta sambil berlari,” tambah Alfatika.
Selain itu, prinsip Sinergi 5K juga diwujudkan melalui berbagai elemen kreatif yang hadir dalam rangkaian acara, termasuk melalui identitas visual yang melekat pada pengalaman peserta. Jogja Run’nshine 2026 kembali menggandeng duo seniman TEMPA untuk menghadirkan karya eksklusif yang diwujudkan melalui desain jersey dan medali resmi tahun ini dengan tema “Shine Beats”. Tema ini menggambarkan para pelari yang menyatu dengan lanskap dan landmark Yogyakarta, menghadirkan perpaduan arca, guci, matahari, elemen alam, serta siluet pelari sebagai simbol energi, budaya, dan kebersamaan.
“Manusia yang utuh adalah mereka yang merawat raga dan rasanya secara berimbang. Semangat tersebut yang dibawa Run’nshine, di mana festival ini merupakan perwujudan olahraga dan olahrasa. Di sini, seni ikut berlari, musik ikut bernapas, dan rasa ikut merayakan — semua bertemu dalam satu ruang perayaan utuh,” — Galih Satrio, Direktur Sedekat Imaji Rupa.
Direktur Marketing SIRAH Travel, Andi Fadly Arifuddin (Fadly Padi) mengungkapkan bahwa partisipasi pihaknya dalam Jogja Run’nShine menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi peserta, dengan memperkenalkan Yogyakarta melalui perpaduan olahraga, seni, budaya, dan wisata. Menurutnya, ajang ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengajak masyarakat dari berbagai daerah datang ke Yogyakarta dan menikmati kota ini melalui pengalaman yang berbeda dan lebih beragam.Untuk mendorong partisipasi masyarakat, Jogja Run’nShine tahun ini juga memberikan apresiasi yang lebih besar. Jika tahun lalu pemenang mendapatkan hadiah berupa paket Umrah dan jalan-jalan ke Thailand, pemenang tahun ini memiliki kesempatan memenangkan perjalanan ke Thailand untuk kategori Best Costume, paket liburan ke Turki untuk pemenang kategori 5k, serta hadiah utama berupa paket Umrah untuk pemenang kategori 10k.
“Peningkatan hadiah tersebut kami harap dapat memberikan pengalaman yang semakin menarik bagi peserta sekaligus memperkuat unsur perjalanan dan wisata yang menjadi bagian dari konsep acara. Semoga semakin banyak masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, hingga internasional, yang tertarik datang dan merasakan sendiri pengalaman yang ditawarkan melalui Jogja Run’nShine,” ungkapnya.
Ketua KAHGAMA, Prof. Dr. Paripurna P. Sugarda, S.H., M.Hum., LL.M., menilai, Jogja Run’nShine telah menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan Yogyakarta. Keterlibatan KAHGAMA sendiri menjadi bagian dari semangat tersebut, dengan membawa kontribusi alumni Hukum UGM melalui kegiatan yang memberikan nilai positif bagi masyarakat dan Yogyakarta.
“Kolaborasi lintas elemen melalui Sinergi 5K menjadi cerminan bagaimana berbagai pihak dapat mengambil peranan. Kami ingin kontribusi alumni Hukum UGM tidak hanya hadir melalui ruang akademik dan profesional, tetapi juga melalui kegiatan yang sehat, kreatif, dan mampu memperkuat kebersamaan serta rasa cinta terhadap Yogyakarta,” ujar Paripurna.
Sementara itu, Head of Program Experience GIK UGM, Gilang W. April menjelaskan, konsep sporty & artsy menjadi salah satu kekuatan yang kembali dihadirkan dalam Jogja Run’nShine 2026. Keseimbangan antara aktivitas olah raga dan olah rasa diterjemahkan melalui rangkaian program yang semakin beragam, mulai dari Morning Music Concert dengan penampilan Barasuara, Culinary Expo, dan Active Lifestyle Expo yang menjadi salah satu pembeda dari tahun sebelumnya.
Pengunjung juga dapat menikmati hasil karya seni pada pameran Mampir Gelanggang pada 18 September hingga 12 Oktober 2026 di Galeri Bulaksumur. Pameran ini melibatkan 18 seniman dengan total 63 karya. Selama pameran berlangsung, berbagai agenda seperti Artist Talk, Gallery Activation, hingga ruang dialog antara seniman, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat turut melengkapi rangkaian acara.
Penyelenggaraan Jogja Run’nShine telah berkembang menjadi tradisi kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen, mulai dari alumni, kampus, komunitas, pelaku kreatif, hingga masyarakat. Menurutnya, penyelenggaraan tahun kedua menjadi bukti bahwa kolaborasi tersebut terus tumbuh dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi Yogyakarta.
Turut hadir Sekretaris Jenderal KAHGAMA, Mandela Sinaga menyampaikan bahwa penyelenggaraan Jogja Run’nShine telah berkembang menjadi tradisi kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen kehidupan di Yogyakarta. Jogja Run’nShine 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi tersebut terus tumbuh dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi Yogyakarta.
“Bagi kami, Jogja Run’nShine bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang kolaborasi yang mempertemukan banyak pihak dengan semangat yang sama, yaitu memajukan Yogyakarta. Kami harap kolaborasi ini terus berkembang dari tahun ke tahun, sehingga semakin banyak komunitas, pelaku kreatif, maupun masyarakat yang terlibat untuk menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi yang hidup, sehat, dan penuh kreativitas,” ujar Mandela.
Untuk mengikuti Jogja Run’nShine 2026, peserta dapat memilih kategori 5K dengan tiket seharga Rp250.000 atau 10K seharga Rp290.000. Pendaftaran telah dibuka sejak Juni 2026 melalui situs resmi Jogja Run’nShine dan platform TIAS. Setiap tiket sudah termasuk running jersey, BIB (nomor pelari), goodie bag, medali finisher, dan akses ke konser.
Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat mengunjungi akun resmi Jogja Run’nShine 2026 di instagram @jogja_runnshine.
Jul 31, 2026 0
Jul 30, 2026 0
Jul 30, 2026 0
Jul 29, 2026 0

Dec 22, 2025 Comments Off on Yan Senjaya, Kreativitas Lima Dekade Dalam Sinema Indonesia
Jakarta, Broadcastmagz – Yan Senjaya adalah...
Sep 08, 2025 Comments Off on Tamee Irelly Menjadi Juri Open Casting Dua Film Terbaru Dynamic Story Pictures (DSP)
Bekasi, Broadcastmagz – Dalam upaya mencari talenta...
Feb 08, 2025 Comments Off on DJ Paulina, Si Cantik Jago Racik Musik Multi-genre
Jakarta, Broadcastmagz – Paulina, begitu...
Jun 20, 2024 Comments Off on Lebih Dekat Dengan Designer Indonesia Cynthia Tan
Jakarta, Broadcastmagz – Cynthia Tan, desainer fesyen...
May 06, 2024 Comments Off on Punya Single Lagu Timur, Gunawan Enjoy Banget
Jaka, Broadcastmagz – Bernama lengkap Gunawan...
Jun 27, 2026 Comments Off on Antusiasme Masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 dari Tahun ke Tahun
Jun 22, 2026 Comments Off on Ruang Publik yang Sehat Jadi Kunci Menjaga Demokrasi
Jun 22, 2026 Comments Off on Ketika Penyiaran Berhadapan dengan Dunia Digital yang Tak Lagi Sama
Jun 22, 2026 Comments Off on Gelar Dialog Publik di Serang, KPI Tegaskan Peran Penyiaran
Jun 22, 2026 Comments Off on Pembinaan Isi Siaran Jawa Pos Multimedia TV, KPI Tekankan Kepatuhan P3SPS dan Penguatan Sistem Siaran Jaringan
Feb 22, 2017 Comments Off on Jejak Langkah Televisi Indonesia
Jejak Langkah Televisi Indonesia Dari Era Analog ke...
Oct 06, 2016 Comments Off on On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio
On Air To Online Pengantar Penyiaran Radio Industri siaran...
Jul 10, 2014 Comments Off on Panduan Wawancara Televisi
Judul Buku: Panduan Wawancara Televisi Nama Pengarang:...
Jul 10, 2014 Comments Off on Radio is Sound Only
Judul Buku: Radio Is Sound Only Pengantar & Prinsip...
Jul 10, 2014 Comments Off on Kamus Istilah Penyiaran Digital
Judul Buku: Kamus Istilah Penyiaran Digital Nama Pengarang:...